Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Koordinasi TPPS 2025, Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Koordinasi TPPS 2025, Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Tim Redaksi
Tim Redaksi 27 November 2025, 16.13
Share
IMG 20251202 WA0030
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) 2025. Kegiatan ini digelar di Aula Bamega, Kamis (27/11/2025), dan dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, kecamatan, instansi teknis, hingga mitra pembangunan.

Rakor menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Pusat Studi Kependudukan ULM Banjarmasin Dr. Norma Yuni Kartika, M.Sc., M.Pd, bersama tim ahli Prof. Dr. Suratno, M.Pd. Hadir pula perwakilan Dinas PMD M. Anshor, MM, serta Ketua Forum CSR Kabupaten Kotabaru yang juga pimpinan PT Arutmin Indonesia NPLCT, Eko Pribadi.

Agenda rapat meliputi evaluasi capaian program penurunan stunting tahun berjalan, identifikasi hambatan di lapangan, serta merumuskan langkah strategis menuju target prevalensi stunting yang ditetapkan pemerintah pusat.

Wakil Bupati Kotabaru sekaligus Ketua TPPS, Syairi Mukhlis, S.Sos., mengungkapkan bahwa angka stunting di Kotabaru berdasarkan SSGI 2024 tercatat 23,2 persen, meningkat dari 20,1 persen pada periode sebelumnya.

“Tentu ini menjadi tantangan kita bersama. Kita harus mengambil langkah strategis agar angka ini dapat ditekan minimal sesuai target provinsi, bahkan jika memungkinkan mencapai target nasional,” ujarnya.

Baca juga :

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Syairi menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan, DPPPAPPKB, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, pemerintah desa, hingga pelaku usaha melalui dukungan CSR. Ia juga mendorong pengembangan inovasi digital berupa aplikasi pemantauan gizi balita untuk mempercepat deteksi kondisi balita secara real time.

Selain itu, ia meminta agar anggaran penanganan stunting disusun secara terarah dan terintegrasi. Ia mencontohkan pentingnya optimalisasi program bantuan sosial, penyediaan jamban sehat, bedah rumah, edukasi calon pengantin, penguatan Posyandu, serta gerakan pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.

Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Ir. Sri Sulistiyani, M.Ph., menyampaikan bahwa stunting masih menjadi isu prioritas nasional karena berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia menuju generasi emas 2045.

Pada kegiatan tersebut, sejumlah materi dipaparkan, meliputi:

Analisis peningkatan stunting di Kotabaru oleh Prof. Dr. Suratno, M.Pd, analisa perkawinan usia muda dan dampaknya terhadap stunting oleh Dr. Norma Yuni Kartika, optimalisasi peran pemerintah desa dalam konvergensi pencegahan stunting oleh Dinas PMD, serta sinergi pendanaan CSR untuk intervensi gizi spesifik dan sensitif oleh Forum CSR Kotabaru

“Melalui rapat koordinasi ini, kita berharap semakin memperkuat komitmen dan keselarasan program antarinstansi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru,” ungkap Sri.

Pemkab Kotabaru berharap rakor ini menjadi momentum mempercepat konsolidasi dan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat.

Hal ini dimaksudkan agar kualitas kesehatan anak dan pembangunan SDM daerah semakin meningkat, serta prevalensi stunting dapat ditekan secara signifikan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34
2026 10 05 19 14 37 M. Irfan Fajrianur a€“ Praktisi Perlindungan Konsumen
Kajian Perlindungan Konsumen: Permasalahan Perlindungan Konsumen di Berbagai Sektor di Indonesia
5 Oktober 2026, 19.15
IMG 20261016 WA0041
Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Teridentifikasi, Ini Identitasnya
16 Oktober 2026, 16.42
IMG 20261006 101321
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
6 Oktober 2026, 10.15
IMG 20261016 WA0006
Tragedi Balita di Hotel Mesra Samarinda: LPKSM Borneo Kalimantan Desak Audit Keselamatan Fasilitas Publik di Kaltim
16 Oktober 2026, 12.46

You Might Also Like

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?