Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Semakin Memprihatinkan, 2 Kepala SKPD Kabupaten Banjar Positif Covid-19
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Semakin Memprihatinkan, 2 Kepala SKPD Kabupaten Banjar Positif Covid-19

Rizki Saputera
Rizki Saputera 3 Agustus 2020, 14.59
Share
WhatsApp Image 2020 08 03 at 14.17.45
Diauddin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.
SHARE

TERAS7.COM – Penyebaran Pandemi Covid-19 di Kabupaten Banjar terus mengkhawatirkan, hingga saat ini sudah ada beberapa pejabat di lingkup Pemkab Banjar yang terinfeksi virus Corona.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar sekaligus Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr. Diauddin saat ditemui awak media pada Senin (3/8).

“Saat ini ada beberapa pejabat di Kabupaten Banjar yang terkonformasi positif Covid-19, diantaranya ada 2 kepala SKPD. Sementara untuk ASN hampir di setiap dinas ada yang terkonfirmasi,” ungkapnya.

Sementara itu untuk petugas TNI dan Polri, Diauddin menyebutkan yang terkonfirmasi positif malahan sudah ada sejak awal.

Pihaknya juga telah melaksanakan tes swab massal ke beberapa dinas sejak sebelum Hari Raya Idul Adha kemarin.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

“Contohnya Dispora, Disdukcapil dan hari ini ada Inspektorat, besok baru kita laksanakan di Diskominfo. Hampir setiap hari kita akan melaksanakan tes swab, apalagi kondisi penyebarannya saat ini sangat mengkhawatirkan. Seperti yang kita ketahui mayoritas ruangan di seluruh dinas di setting sebagai ruangan ber AC, sehingga ventilasinya kurang. Kalau satu positif, maka akan mudah menjangkiti yang lainnya, apalagi banyak ASN kita lebih banyak berinteraksi dengan rekan kerjanya dibandingkan keluarganya,” jelasnya.

Karena itu lanjut Diauddin, pelaksanakan Work From Home (WFH) akan kembali dilaksanakan kembali agar kegiatan memutus mata rantai penyebaran di lingkungan perkantoran bisa dilakukan.

“Pelaksanaan WFH sendiri akan dikembalikan ke dinas masing-masing. Kita sendiri menerapkan masuk kerja bergantian,” sebutnya.

Untuk pelaksanaan tes swab massal yang dilaksanakan Pemprov Kalsel, Diauddin menyebutkan pelaksanaannya masih menunggu rapat yang akan di gelar hari ini.

“Ditempat kita sendiri pelaksanaan tes swab dibantu oleh mahasiswa dari Poltekes sebagai tenaga tambahan, termasuk analis puskesmas yang diperbantukan di Labkesda. Kapasitas kita untuk melakukan swab maksimal 80-90 orang, dengan tenaga tambahan tersebut bisa lebih dari 100 orang,” terangnya.

Walaupun Kabupaten Banjar masih masuk daerah merah dan tidak pernah turun, sebagian besar pasien adalah Orang Tanpa Gejala, sedangkan angka kematian sendiri masih berada dibawah 6 persen.

“Untuk kesembuhan di tempat kita lumayan tinggi sekitar 50 persen, namun kesembuhan saat ini merupakan nomor 2, yang penting kita bisa menekan angka kematian. Sekarang mulai cukup mengkhawatirkan, jika yang bergejala dan membutuhkan perawatan di rumah sakit saat awal masih 20-30 orang, sekarang sudah lebih dari 60 orang, yang terinfeksi dan bergejala lebih banyak,” ungkap Diauddin.

Dikutip dari laman resmi GTPP Covid-19 Banjar, jumlah kasus positif hingga akhir Juli 2020 yang lalu sebanyak 572 kasus, dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 269, sembuh 269 dan meninggal 34.

Sementara untuk kasus suspect sebanyak 106 dan kasus probable sebanyak 43 dan kontak erat 33 kasus.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?