TERAS7.COM – Proyek Kereta Api di Kalimantan Selatan memasuki tahap penyusunan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor saat menghadiri HUT UNISKA ke-41 di Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin ini berharap impian dari masyarakat Banua untuk memiliki moda transporasi massal kereta api bisa segera terwujud.
“Untuk bus inikan sudah terpenuhi Alhamdulillah ya, jadi sekarang kereta api yang menjadi impian kita semua,” ujarnya. Senin (25/07/2022).
Untuk pembangunan rel kereta api di Banua membutuhkan biaya yang tak sedikit. Karena menurutnya, jika harus mengandalkan APBD Pemerintah Daerah tentu tidak mampu.
Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Pusat dapat membantu pembangunan rel kereta api di Kalsel. Terlebih lagi, saat ini percepatan pembangunan IKN Nusantara di Kaltim juga dilaksanakan, tentunya moda transportasi kereta api pasti dibutuhkan.
“Kalau dengan APBD memang kita tidak punya kemampuan, tapi kita berharap kepada pemerintah pusat untuk bisa membantu kita rakyat Kalimantan Selatan,” ucapnya.
“Apalagi ini dalam masa percepatan Ibukota Nusantara, secara logika pasti akan membutuhkan transportasi massal seperti kereta api,” tambahnya.
Terakhir, ia mengajak masyarakat Kalsel untuk bersama-sama berdoa agar pemerintah pusat bisa bergerak membantu dalam hal pembangunan transporasi massal kereta api.
“Jadi kita berdoa, mudahan-mudahan pemerintah pusat bisa lebih cepat lagi bergerak membantu rakyat Kalimantan Selatan, khususnya transportasi massal kereta api,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Wakil Walikota, Wartono bersama Komisi III DPRD Kota Banjarbaru juga melakukan kunjungan kerja ke Kementrian ATR/BPN membahas sejumlah proyek pembangunan prioritas, khususnya kereta api.
“Kita minta kepastian dari Kementerian terkait mengenai hal ini, karena menjadi bagian dari kebijakan strategis kita jang akan dituangkan dalam revisi Raperda RTRW yang baru,” ucap Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari.