TERAS7.COM – Terima laporan masyarakat adanya seekor anak ular di Cafe Titik.Teras di Banjarbaru, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjarbaru langsung bergerak ke lokasi.
Tak lama setelah menerima laporan, petugas Damkar Kota Banjarbaru tiba di Cafe Titik.Teras, Jalan Delima No. 16, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, dengan peralatan lengkap untuk menangkap anak ular.
Proses penangkapan sempat dramatis. Petugas Damkar mendapat perlawanan dari ular karena agresif, bahkan gigitannya sempat melekat di karpet tempat ular bersembunyi.
Meski demikian, petugas Damkar akhirnya berhasil melepas gigitan anak ular tersebut dan mengamankannya.
M. Noor, petugas Damkar Kota Banjarbaru, menjelaskan bahwa ular yang diamankan dikenal dengan jenis ular Paikat atau dalam bahasa Indonesia disebut ular Picis. Meski tidak berbisa, saat ditangkap ular itu sangat agresif.

“Ularnya tidak berbisa, tapi saat ditangkap sangat agresif. Kalau menyerang biasanya melilit, dan sering masuk ke rumah-rumah,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga Banjarbaru, jika menemukan kejadian serupa agar segera melapor ke Damkar dan memastikan ular tidak dibiarkan keluar dari lokasi.
“Pastikan untuk keamanan, ularnya jangan sampai keluar dan secepatnya menghubungi petugas Damkar,” ujarnya.
Usman, salah satu staf Cafe Titik.Teras yang pertama kali menemukan anak ular tersebut, mengaku kaget saat membersihkan lemari musala kafe dan mendapati ular di dekat peci.

“Setelah itu saya dan kawan-kawan langsung menghubungi petugas Damkar Banjarbaru. Tidak lama mereka datang dan Alhamdulillah ularnya sudah diamankan,” terangnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada petugas Damkar Kota Banjarbaru yang sigap menerima laporan.
“Pastinya kami ucapkan terima kasih banyak kepada Damkar Kota Banjarbaru yang telah sigap merespons laporan masyarakat, sehingga kita merasa aman,” pungkasnya.