Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Banjar Aman Jaringan Terorisme, Kaban Kesbangpol: “Peran Ormas NU Yang Cukup Kuat”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Banjar Aman Jaringan Terorisme, Kaban Kesbangpol: “Peran Ormas NU Yang Cukup Kuat”

Rizki Saputera
Rizki Saputera 23 Juli 2020, 21.49
Share
IMG 20200723 WA0048
SHARE

TERAS7.COM – Mapolsek Daha Selatan, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) pada 1 Juni 2020 lalu yang diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) dan mengakibatkan satu anggota kepolisian yang sedang bertugas saat itu tewas.

Aksi penyerangan yang dilakukan oleh OTK yang diduga terkait dengan jaringan terorisme tersebut juga mengakibatkan membakar satu unit mobil patroli.

Sedangkan pelaku OTK tewas tertembak karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan oleh pihak kepolisian, hingga saat ini kasus penyerangan ini sendiri masih terus diselidiki oleh Polda Kalsel.

Penyerangan yang diduga terkait dengan jaringan terorisme ini cukup mengkhawatirkan masyarakat karena terjadi di Kalimantan Selatan yang bisa dibilang cukup aman dan damai.

Putra, warga Tanjung Rema, Martapura, Kabupaten Banjar pada Teras7.com mengungkapkan ia cukup khawatir dengan keberadaan orang-orang yang diduga terkait dengan jaringan terorisme ini.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

“Dengan ada aksi penyerangan di HSS, tentu saja kita sebagai masyarakat khawatir. Selama ini kan daerah kita bisa dibilang aman dari hal-hal seperti itu, apalagi masyarakat di daerah kita cukup agamis,” ungkapnya.

Putra khawatir aksi penyerangan tersebut memantik pihak lain yang mungkin terkait dengan pelaku tersebut dan bisa melakukan aksi selanjutnya di masa yang akan datang.

“Mudahan kasus yang penyerangan tersebut adalah kasus terakhir, jangan sampai kita kecolongan. Jangan sampai fenomena itu adalah fenomena gunung es, bahaya bagi daerah kita,” cemasnya.

Demikian pula dengan Asfi, warga Bincau yang meminta pihak terkait agar tidak menganggap sepele kejadian penyerangan Mapolsek Daha tersebut

“Aparat yang bertugas harus serius dan tuntas dalam menanganinya. Karena hal ini merupakan kali pertama terjadi di Kalimantan Selatan, maka harus ditelusuri dan di tracking dengan benar jangan sampai kita kecolongan kembali,” harapnya.

Asfi juga meminta pemerintah bisa mewaspadai setiap hal yang mencurigakan dan beresiko secara dini sehingga harus cepat ditangani.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar, Aslam saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (23/7) mengungkapkan secara garis besar Kabupaten Banjar aman.

“Untuk di daerah kita bisa dibilang aman, karena besarnya pengaruh organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) yang didukung sekitar 90 persen warga Kabupaten Banjar. Kita bersyukur keberadaan NU dapat mempersulit dan memperlambat paham-paham radikal dan ekstrimis masuk ke daerah kita,” ungkapnya.

Apalagi adanya tradisi atau kebiasaan di masyarakat seperti acara yasinan yang digelar setiap minggu secara bergiliran secara tak langsung menghalangi perkembangan paham-paham radikal.

“Kalau ada masyarakat yang tidak tergabung ke yasinan atau tidak hadir, pasti akan menjadi kecurigaan di masyarakat. Ini bisa menjadi bahan bagi kita untuk deteksi dini,” sebut Aslam.

Instansi yang dipimpinnya ini sebelum pandemi Covid-19 rutin melakukan rapat bersama tim terpadu dengan instansi terkait dan instansi vertikal setiap 3 bulan sekali untuk menyikapi informasi dan perkembangan di masyarakat.

“Tapi karena Covid-19 mulai tidak rutin lagi. Melalui rapat bersama perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan dan lainnya kita bisa informasikan ke pimpinan tentang hal-hal yang mengkhawatirkan di masyarakat sehingga cepat ditindaklanjuti. Misalnya kasus dugaan penyimpangan pemahaman agama di Gambut beberapa waktu yang lalu,” bebernya.

Di Badan Kesbangpol Banjar sendiri pejabat yang khusus menangani hal-hal yang menjadi kewaspadaan di daerah ini, misalnya dengan melakukan pergerakan ke daerah untuk mengumpulkan informasi dan menjalin kerjasama yang cukup erat instansi terkait.

Ke depan, Badan Kesbangpol Banjar lanjut Aslam akan melibatkan masyarakat untuk melakukan pengawasan, terutama pada tempat kost atau rumah sewa yang bisa dibilang cukup rentan.

“Tempat kost ditempat kita kalau diinventarisir sangat besar, karena itu pengawasannya tergantung pada pemiliknya yang musti lebih ketat untuk mengetahui siapa yang menyewa, jangan cuma meminta KTP saja, itu akan menyulitkan kita untuk memantau dan mengidentifikasi karena tingkat kerentanannya yang tinggi. Ke depan harus dipantau lebih ketat,” katanya.

Apalagi sering kali pelaku yang memiliki paham ekstrimis dan radikal yang terlibat jaringan terorisme seperti kasus di luar daerah sering ngontak rumah dan berpindah tempat tinggal.

“Karena itu peran aktif pemilik kost yang menyediakan tempat tinggal yang disewakan dan penyewa harus lapor pada Ketua RT setempat,” ucapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?