Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Diduga Kurang 22 Meter, SDA PUPR Banjarbaru: “Rahasia”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Diduga Kurang 22 Meter, SDA PUPR Banjarbaru: “Rahasia”

Teras 7 Official
Teras 7 Official 29 Oktober 2021, 00.36
Share
WhatsApp Image 2021 10 29 at 00.25.28 2
Proyek siring normalisasi sungai yang dikerjakan oleh CV. Meratus Indo Perkasa diduga kurang dari 130 meter, Komplek Pondok Pisang I Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Senin (18/10) foto: teras7.com
SHARE

TERAS7.COM – Diduga proyek mangkrak pembangunan siring normalisasi sungai tidak mencapai panjang seperti yang diketahui oleh warga Komplek Pondok Pisang I Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Diketahui proyek pengerjaan perkuatan tebing sungai dan normalisasi saluran yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru melalui Bidang SDA, bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai RP. 199.368.000 dikerjakan oleh CV. Meratus Indo Perkasa dengan waktu pelaksaan 90 hari kalender, diduga tidak memenuhi panjang sebagaimana diketahui oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sukemi Ketua RT 08, Komplek Pondok Pisang, ia mengatakan bahwa panjang siring yang dibangun sejak bulan Mei hingga Juli 2021 harusnya mencapai 130 meter, namun kenyataannya panjang siring hanya mencapai 108 meter, masih kurang 22 meter.

WhatsApp Image 2021 10 29 at 00.26.16
Sukemi, Ketua RT 08 Komplek Pondok Pisang I, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. foto: teras7.com

“Dulu laporan pertama itu 130 meter tapi nyatanya hanya 108 meter,” terangnya kepada teras7.com, pada Senin (18/10).

Banyak warga setempat yang menanyakan kepada dia tentang pembangunan siring yang diduga mangkrak kapan akan dilanjutkan, serta warga mengeluh tumpukan material bongkahan batu-batu besar bekas pengerjaan yang hampir menutupi jalan, karena usianya yang sudah tua ia tidak bisa berbuat apa apa.

Baca juga :

Mahasiswa ULM Bangkitkan Ekonomi Mandiri di Pondok Pisang

Normalisasi Digenjot, PUPR Banjarbaru Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai

Tidak Rasional, Pemerhati Pemerintah Minta Tinjau Kembali Rencana Pembangunan Rumah Dinas Walikota Banjarbaru

“Sejak berhenti proyeknya juga tumpukan batu-batu ini mengganggu jalan, Ini kan jalan yang dilalui oleh masyarakat dan anak-anak pesantren yang berangkat mengaji,” tambahnya.

Sukemi mengaku sebelumnya sempat memuat keluhan warga terkait dugaan proyek mangkrak tersebut ke media, namun ia malah mendapat teguran dari dinas terkait yang menyalahkannya karena tidak melapor terlebih dahulu kepada mereka.

WhatsApp Image 2021 10 29 at 00.25.28 3
Tumpukan material batu batu besar bekas proyek penyiringan normalisasi sungai mengganggu akses masyarakat. Foto: teras7.com

“Kemarin setelah saya muat ini di media saya didatangi dari dinas, mereka bilang kenapa lapornya ke media tidak melapor ke mereka,” ungkapnya.

Ia hanya berharap, proyek pembangunan siring tersebut bisa dilanjutkan, sehingga apabila terjadi debit air tinggi tidak menyebabkan banjir seperti yang pernah terjadi pada awal tahun lalu.

“Harapannya jalan ini bisa dibersihkan dan pengerjaannya bisa dilanjutkan, agar tidak lagi terjadi banjir seperti awal tahun kemarin,” tuturnya.

Di tempat terpisah, pada Jumat (22/10), Subrianto Kepala Bidang SDA PUPR Kota Banjarbaru menanggapi, ia mengatakan pengerjaan normalisasi dan penyiringan awalnya dilakukan sepanjang 130 meter, namun karena kegiatan ini adalah kegiatan rutin dan anggaran terbatas, sehingga pihaknya hanya melakukan penyiringan 108 meter, sisanya akan lakukan untuk normalisasi.

WhatsApp Image 2021 10 29 at 00.25.49
Subrianto Kepala Bidang SDA PUPR Kota Banjarbaru menanggapi, ia mengatakan pengerjaan normalisasi dan penyiringan awalnya dilakukan sepanjang 130 meter, namun karena kegiatan ini adalah kegiatan rutin dan anggaran terbatas, sehingga pihaknya hanya melakukan penyiringan 108 meter, sisanya akan lakukan untuk normalisasi. Foto: teras7.com

“yang penting saat kita melakukan usulan itu adalah fungsi aliran yang kita utamakan untuk mengurangi genangan, kita buang melalui saluran kita,” tuturnya.

Terkait dengan tumpukan material sisa pengerjaan, ia mengira bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, namun kalau masyarakat tidak membutuhkan mereka akan membersihkanya besok.

“Mungkin nanti kita jadwalkan besok koordinasi lagi dengan pihak masyarakat,” katanya.

Ia juga menaggapi dugaan proyek mangkrak, menurutnya secara kontrak sudah selesai lama dan panjang memang hanya 108 meter bukan 130 meter.

“berdasarkan volume dan biaya yang ada memang segitu panjangnya. Berkenaan dengan keinginan untuk menyiring 130 meter kami sarankan coba usulkan lagi untuk minta penanganan kembali siring melalui pengajuan surat,” jelasnya.

Saat diminta menunjukkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Subianto menolak dengan alasan rahasia.

“RAB nya dalam kontrak, kontraknya rahasia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Subrianto juga mengajak teras7.com untuk bertemu dan berkoordinasi langsung dengan pihak masyarakat, namun hingga berita ini diterbitkan tidak ada kabar lanjutannya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Mahasiswa ULM Bangkitkan Ekonomi Mandiri di Pondok Pisang

Normalisasi Digenjot, PUPR Banjarbaru Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai

Tidak Rasional, Pemerhati Pemerintah Minta Tinjau Kembali Rencana Pembangunan Rumah Dinas Walikota Banjarbaru

Proyek Bendungan Riam Kiwa Terkendala Ganti Rugi Lahan, Rifqinizamy Minta Segera Dituntaskan

Hadiri Kampanye Haji Fani – Habib Taufan, Ratusan Warga Takulat: Coblos Nomor 3!

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?