TERAS7.COM – Capaian produksi budidaya komoditas kepiting di Kabupaten Penajam Paser Utara cukup besar yakni mencapai 400 ton pada semester pertama tahun 2024.
Meski demikian, Dinas Perikanan PPU menyatakan jika masih terdapat kendala yang dihadapi pembudidaya dalam produksi kepiting tersebut.
“Memang ada kendala yang dihadapi kelompok pembudidaya kepiting, terkait bibit yang harus dipelihara di tambak,” ulasnya.
Adapun kata Musakkar, kendala yang sering dihadapi Pokdakan yakni adanya hama dalam proses pengembangan kepiting.
“Ada hama predator dan hama yang suka mengambil tempat atau wilayah hewan lain,” ungkapnya.
Beberapa hewan seperti burung, ular, dan jenis-jenis ikan tertentu bisa menjadi predator kepiting.
Oleh karena itu menurutnya, penangkalan atau pengendalian hama dan predator harus dilakukan, seperti penggunaan jaring atau pembatas untuk mencegah serangan predator.