TERAS7.COM – Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, Disnakertrans dan TP PKK Kabupaten Banjar memulai pelatihan tata rias bagi puluhan peserta dari empat kecamatan. Pelatihan ini diharapkan menjadi jalan bagi generasi muda produktif untuk memiliki keterampilan sekaligus kesempatan berwirausaha, di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Senin (24/11/2025) pagi.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para pencari kerja.
Ketua TP PKK Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterampilan tata rias memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan jika dikembangkan dengan serius. Ia menilai kemampuan merias sudah menjadi kebutuhan dasar bagi banyak perempuan.
“Teknik tata rias ini sebenarnya diinginkan hampir semua perempuan, minimal untuk merias diri sendiri sebelum merias orang lain,” ujarnya.
Nurgita mendorong para peserta untuk terus berlatih setelah pelatihan selesai, termasuk membangun personal branding dan mulai menawarkan jasa rias sederhana, seperti rias wisuda dan kelulusan yang kini banyak dibutuhkan.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Banjar, Hj Siti Mahmudah, menegaskan pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan angka pengangguran di daerah.
“Peserta merupakan pencari kerja berusia produktif. Kami berharap keterampilan yang didapat bisa menjadi modal awal bagi mereka untuk membuka usaha mandiri,” jelasnya.
Pelatihan berlangsung selama lima hari, 24–28 November 2025, dan diikuti oleh 32 peserta dari Kecamatan Martapura, Karang Intan, Pengaron, serta Gambut. Kegiatan menghadirkan instruktur profesional dari LPK Dahlia, LPK Rio Sari, serta Brand Make Up La Tulipe.
Kegiatan juga dihadiri Camat Martapura, perwakilan Bappeda Litbang Banjar, para instruktur, serta narasumber. Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan cinderamata dari LPK Rio Sari kepada Ketua TP PKK dan Kepala Disnakertrans, serta pembagian bingkisan kepada perwakilan peserta oleh Ketua TP PKK.