TERAS7.COM – Sebanyak 48 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan KomuniAksi Government Public Relations (GPR) Core 2025, yang digelar di Lapangan Kebun Raya Banua, Kota Banjarbaru, Kamis (06/11/2025) pagi.
Kegiatan yang dikemas secara santai di alam terbuka ini diisi dengan beragam aktivitas, seperti outbond, sharing session, hingga berbagi tips dan trik pengelolaan media sosial, serta menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pengelola humas di lingkup SKPD se-Kalsel.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kalimantan Selatan, H Muhammad Muslim, dalam kesempatan itu menyampaikan, kegiatan KomuniAksi menjadi ruang penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi antar humas pemerintah daerah.
“Ini sebuah kegiatan yang mempertemukan para petugas atau pengelola humas di tiap-tiap SKPD di Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan menghubungkan berbagai isu yang ada di tiap SKPD, sehingga nantinya bisa menjadi informasi utuh yang disampaikan ke masyarakat untuk membangun citra dan kinerja pemerintah provinsi,” ujarnya.
Muslim menegaskan, kegiatan ini juga menjadi langkah untuk memperlancar komunikasi antar pengelola humas agar tidak ada lagi sekat maupun miskomunikasi dalam menyampaikan informasi publik.
“Kami ingin teman-teman humas bisa saling berkoordinasi dengan baik. Jadi tidak ada lagi komunikasi yang tersumbat atau informasi yang terpisah-pisah,” jelasnya.
Selain menjadi wadah koordinasi dan guyub, KomuniAksi GPR Core 2025 juga dirancang agar peserta bisa menikmati suasana santai dan menyegarkan pikiran.
“Hari ini dilakukan di alam terbuka supaya lebih fresh, lebih happy, lebih gembira. Prinsipnya, kehumasan itu harus gembira. Tidak boleh muram, tapi harus menyampaikan sesuatu yang positif kepada masyarakat,” cetus Muslim.
Melalui kegiatan ini, Muslim berharap sinergi antar-pengelola humas di tiap SKPD dapat semakin solid, dan penyebaran informasi publik berjalan lebih efektif, selaras, serta berdampak positif bagi masyarakat.
“Harapannya, informasi yang disampaikan ke pimpinan maupun masyarakat memiliki kadar validitas dan kredibilitas yang tinggi,” harapnya.