TERAS7.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur dalam menyambut bonus demografi telah menjalankan beberapa program adaptif.
Hal itu diungkapkan Subkoordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi dalam Seminar Kepemimpinan Pemuda, pada Selasa (05/11/2024).
Dalam acara seminar tersebut, panitia penyelenggara menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang yakni Rusmuliyadi selaku Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, selanjutnya Prof. Dr. H. M. Abzar Duraesa selaku Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), dan terakhir adalah Andi Ade Lepu, SE., M.Si selaku Pengamat Kebijakan Publik.
Rusmulyadi menyatakan bahwa langkah Dispora Kaltim dalam menyambut bonus demografi telah dilakukan dengan menjalankan beberapa program adaptif.
“Dispora Kaltim saat ini telah menjalankan lima program yang dilakukan dalam upaya meningkatkan daya saing kita mengingat kaltim berada berdekatan langsung dengan IKN,” ucapnya saat menyampaikan materi.
Diketahui, Lima program yang tengah dilaksanakan tersebut yakni pelatihan kecakapan hidup, konten kreator, disain grafis, digital marketing dan menjahit. Program itu juga dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan skill pemuda kaltim.
“Rencananya kami hanya menargetkan 3.500 peserta dan saat ini ada peningkatan dan telah mencapai 3.700 peserta pelatihan,” urainya.
Pun, Rusmuliyadi mengatakan beberapa program-program yang telah berhasil dilakukan oleh bidang Kemimpinan Pemuda yang menargetkan ribuan peserta se-Kaltim.
“Dibidang Kepemimpinan, kita melakukan program Seminar Kepemimpinan dengan target 1.750 yang saat ini telah tercapai di seminar kali ini,” urainya.
Dalam acara tersebut, Ia juga memaparkan beberapa capaian Dispora Kaltim seperti bidang pemuda pelopor berprestasi dan program pertukaran pemuda antar negara maupun provinsi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan motivasi Pemuda untuk berkarya dan mengembangkan potensi diri.
“Ada beberapa Pemuda Pelopor Berprestasi dari Kaltim seperti Utari Octaviany berumur 24 Tahun dari Kota Balikpapan seorang anak nelayan yang sukses saat ini dengan penghasilan 5 Milyar perbulan dan beberapa pemuda lainnya,” tutupnya.