TERAS7.COM – Pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan di Desa Banua Hanyar, Kecamatan Batumandi, Selasa (07/07/2026), disambut antusias masyarakat. Tingginya minat warga membuat seluruh stok bahan pokok yang disediakan habis terjual.
Kegiatan tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Balangan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Analis Perdagangan Disperindag Kabupaten Balangan, Asbit, mengaku tingginya antusiasme masyarakat di luar perkiraan. Meski pelaksanaan pasar murah bertepatan dengan jadwal pasar mingguan di Batumandi, jumlah pembeli justru membludak hingga stok barang yang dibawa tidak mencukupi.
“Kami sempat memperkirakan jumlah pembeli akan berkurang karena bertepatan dengan pasar mingguan di Batumandi. Namun, antusiasme masyarakat ternyata sangat tinggi sehingga stok barang yang kami bawa tidak mencukupi. Kami berharap pasar murah dapat terus membantu masyarakat dan pelaksanaannya semakin sering sepanjang 2026,” ujarnya.
Asbit juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa serta para distributor yang ikut menyukseskan pelaksanaan pasar murah sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.
Kaur Keuangan Desa Banua Hanyar, Akhmad Ipendi, mengatakan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Ke depan, kami berharap jumlah maupun jenis barang yang dijual dapat ditambah agar lebih banyak warga yang dapat memenuhi kebutuhannya,” katanya.
Salah seorang warga, Maya Puspita Rini, mengaku memanfaatkan pasar murah untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. Menurutnya, selisih harga sejumlah komoditas cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.
“Harga gula di luar mencapai Rp18.500 hingga Rp19.000 per kilogram, sedangkan di pasar murah hanya Rp16.000. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat dan kami berharap bisa lebih sering dilaksanakan,” ungkap Maya.
Melalui kegiatan pasar murah, Disperindag Balangan berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus membantu menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan di daerah.