TERAS7.COM – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais menegaskan bahwa pelatihan careworker (pekerja perawat lansia) merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah dalam mengentaskan pengangguran lokal sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang berdaya saing tinggi.
Hal itu disampaikannya saat membuka pelatihan elatihan peningkatan kapasitas bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (careworker) di Aula Yayasan Darul Azhar, Kecamatan Simpang Empat.
“Pelatihan ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka pengangguran di daerah kita dengan mencetak tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eryanto menyebutkan pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter peserta agar disiplin, profesional, dan berintegritas tinggi. Dengan begitu, para peserta dapat menjadi duta terbaik Tanah Bumbu di tempat kerja mereka nantinya.
Ia menilai, pelatihan seperti ini menjadi bagian penting dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung visi Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
Sementara itu, Kepala BP3MI Kalselteng, Ady Eldiwan, mengatakan program ini merupakan tahap penting dalam menyiapkan calon pekerja migran agar memiliki kualifikasi dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan pasar global.
“Program pelatihan peningkatan kapasitas ini kami rancang agar masyarakat Tanah Bumbu, khususnya calon pekerja migran, memiliki bekal keterampilan bahasa dan kejuruan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri,” jelasnya.
Melalui pelatihan careworker ini, pemerintah berharap semakin banyak tenaga kerja lokal Tanah Bumbu yang mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.
Adapun kegiatan pelatihan yang bekerjasama dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Selatan-Tengah (Kalselteng) ini diikuti sebanyak 40 peserta selama dua bulan dengan fokus utama pada Bahasa Jepang.