Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemkab Balangan Dukung Pengembangan Wisata Budaya Desa Liyu Lewat Festival MPG VIII
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemkab Balangan Dukung Pengembangan Wisata Budaya Desa Liyu Lewat Festival MPG VIII

M. Halim Ihsan
M. Halim Ihsan 11 Juli 2026, 11.10
Share
IMG 20260725 WA0014
Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi memukul gong sebagai tanda dibukanya Festival Mesiwah Pare Gumboh VIII di Desa Liyu, Halong, Jumat (10/7/2026). (Foto: InfoPublik.id)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya mendukung pengembangan potensi wisata berbasis budaya di Desa Liyu, Kecamatan Halong. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, saat membuka Festival Mesiwah Pare Gumboh (MPG) VIII, Jumat (10/07/2026).

Dalam sambutannya, Akhmad Fauzi mengapresiasi masyarakat Desa Liyu yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Mesiwah Pare Gumboh sebagai warisan budaya leluhur. Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata Kabupaten Balangan.

“Ulun sangat mengapresiasi seluruh unsur di Desa Liyu yang telah memelihara adat warisan leluhur dan menyelenggarakannya secara rutin setiap tahun. Festival ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Liyu, tetapi juga menunjang Balangan sebagai daerah tujuan wisata,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Balangan akan terus mendukung pengembangan wisata budaya di Desa Liyu dengan tetap menjaga kelestarian adat dan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Pemerintah Kabupaten Balangan akan terus mendukung pengembangan potensi wisata Desa Liyu dengan tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal agar tetap lestari dan tidak kehilangan jati dirinya,” katanya.

Baca juga :

Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival MPG VIII, Budianto, mengatakan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar festival tahunan tersebut dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas.

Ia menjelaskan, rangkaian Festival MPG VIII diawali dengan arak-arakan menuju balai ritual, dilanjutkan prosesi Nyerah Ngemonta, memasak hasil panen, hingga ritual Mesiwah yang diiringi pembacaan mantra kepada leluhur. Selain prosesi adat, festival juga dimeriahkan penampilan tujuh sanggar seni dari Kabupaten Balangan dan sejumlah sanggar dari Kabupaten Tabalong.

Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Liyu, Sukri, menyampaikan bahwa Festival Mesiwah Pare Gumboh bukan sekadar agenda budaya, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Dayak Deah.

“Siapa pun yang datang ke desa ini bukanlah tamu, melainkan saudara yang sedang pulang kampung. Kami mengharapkan, setiap orang yang datang membawa pulang cerita tentang hangatnya persaudaraan dan suatu saat kembali lagi ke Desa Liyu,” ucapnya.

Melalui dukungan pemerintah daerah dan komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi, Festival Mesiwah Pare Gumboh diharapkan terus berkembang sebagai agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas lokal sekaligus meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Balangan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian

Wabup Juanda Buka Rakor BIAS 2026, Tekankan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Anak Tapin

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Lokpaikat Tapin: Dari Jalan Sehat hingga Panjat Pinang Pererat Kebersamaan Warga

780 Tahanan Lapas Labuhan Ruku dapat Remisi, Ada yang Bebas

Malam Renungan Suci Digelar di Asahan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?