Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pengungsi Banjir di Sungai Tabuk Mulai Keluhkan Penyakit Belancat dan Darah Tinggi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pengungsi Banjir di Sungai Tabuk Mulai Keluhkan Penyakit Belancat dan Darah Tinggi

Seman
Seman 9 Januari 2026, 09.59
Share
gambar penyakit kutu air 7
Ilustrasi penyakit belancat atau kutu air. (Foto: ist)
SHARE

TERAS7.COM – Dampak banjir yang merendam wilayah Kecamatan Sungai Tabuk selama beberapa hari terakhir mulai memunculkan persoalan kesehatan bagi warga terdampak.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mencatat penyakit kulit menjadi keluhan paling dominan yang dialami para pengungsi, Kamis (08/01/2026).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Widya Wiri Utami, menyebutkan kondisi genangan air yang berkepanjangan serta keterbatasan air bersih menjadi faktor utama munculnya gangguan kesehatan tersebut.

“Keluhan terbanyak yang kami temukan adalah penyakit kulit seperti gatal-gatal dan belancat. Saat ini bahkan sudah mulai mengarah ke infeksi kulit karena banjir berlangsung cukup lama,” ujarnya

Ia menjelaskan, infeksi kulit tidak hanya menyerang bagian kaki, namun juga menyebar ke bagian tubuh lain. Gejalanya ditandai dengan kemerahan, iritasi, hingga rasa perih pada kulit.

Baca juga :

Wabup Toba Tekankan “Go and Run” ke Pimpinan OPD: Ingat 3 Hal

Bupati Taufik Minta Kuota Asahan Masuk IPDN Ditambah

Keren, Pelajar Asal Asahan Grace Sagala Lulus ISLT

Selain penyakit kulit, gangguan kesehatan lain yang cukup banyak dikeluhkan warga pengungsian adalah tekanan darah tinggi. Kondisi ini dipicu oleh kurangnya waktu istirahat serta situasi pengungsian yang tidak nyaman.

IMG 20260109 WA0003
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Widya Wiri Utami, saat di wawancarai, (Foto:Seman)

“Banyak warga yang mengalami hipertensi karena kurang tidur dan kelelahan. Kondisi seperti ini cukup memengaruhi tekanan darah,” ungkapnya.

Meski sebagian besar kasus tidak tergolong berat, dr. Widya menegaskan penyakit kulit tetap memerlukan penanganan medis agar tidak berkembang menjadi lebih parah.

“Tidak berbahaya, tetapi harus tetap diobati. Kebersihan kulit sulit dijaga karena keterbatasan air bersih, ini yang menjadi pemicu utama,” tegasnya.

Untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bekerja sama dengan puskesmas serta pos kesehatan desa di lokasi pengungsian. Layanan kesehatan dibuka setiap hari kerja dengan dukungan ketersediaan obat-obatan.

“Kami pastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan obat-obatan, khususnya salep untuk penyakit kulit, selalu tersedia,” jelas dr. Widya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri semampu mungkin di tengah kondisi banjir, sembari menegaskan fokus utama saat ini adalah pengobatan warga terdampak agar tidak terjadi komplikasi kesehatan lebih lanjut.

“Dalam situasi banjir memang sulit melakukan pencegahan maksimal, sehingga kami fokus pada penanganan dan pengobatan,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260714 011514
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Terkait Permasalahan MBG di Seluruh Indonesia
14 Juli 2026, 06.59
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
IMG 20260711 WA00061
Sinergi Kebangsaan Perlindungan Konsumen: Kuatkan Peran LPKSM dan 29 Kementerian/Lembaga Lewat Inovasi Digital
11 Juli 2026, 13.50

You Might Also Like

Wabup Toba Tekankan “Go and Run” ke Pimpinan OPD: Ingat 3 Hal

Bupati Taufik Minta Kuota Asahan Masuk IPDN Ditambah

Keren, Pelajar Asal Asahan Grace Sagala Lulus ISLT

Viral Penemuan Bayi di Asahan, Ternyata Pelaku Ibu Kandung Sendiri

Bupati Asahan Bagikan Bendera Merah Putih ke Masyarakat di Bulan Kemerdekaan 2026

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?