TERAS7.COM – Program Kredit Tabalong Smart terus diperkuat sebagai solusi pembiayaan yang ramah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani di Kabupaten Tabalong.
Skema kredit tanpa bunga dan bebas biaya administrasi dinilai mampu menjawab kebutuhan permodalan masyarakat secara lebih adil dan berkelanjutan.
Penguatan program tersebut ditandai dengan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Tabalong kepada PT BPR Tabalong Bersinar sebesar Rp18 miliar.
Suntikan modal ini memungkinkan peningkatan plafon pinjaman, sehingga masyarakat tidak lagi terbatas pada pinjaman bernilai kecil seperti sebelumnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tabalong, Husin Ansari, menyampaikan bahwa Kredit Tabalong Smart dirancang untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan tanpa membebani masyarakat.
Melalui skema ini, UMKM dapat mengakses modal usaha mulai dari Rp10 juta, sementara petani dapat memperoleh pembiayaan hingga Rp30 juta.
“Program ini memang difokuskan untuk membantu UMKM dan petani tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi. Dengan tambahan modal, akses pembiayaan bisa diperluas sesuai kebutuhan riil masyarakat di lapangan,” ujar Husin.
Ia menjelaskan, peningkatan plafon kredit dilakukan berdasarkan hasil kajian dan survei PT BPR Tabalong Bersinar terhadap kebutuhan permodalan pelaku usaha dan sektor pertanian. Skema tersebut juga diharapkan mampu mendorong produktivitas dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Tabalong.
Selain itu, Kredit Tabalong Smart juga diarahkan untuk mendukung program strategis pemerintah, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.
Petani yang membutuhkan modal untuk pengolahan lahan maupun pengembangan usaha pertanian diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas kredit ini secara optimal.
Husin menambahkan, PT BPR Tabalong Bersinar diminta aktif melakukan sosialisasi agar informasi terkait Kredit Tabalong Smart dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Dengan demikian, manfaat program pembiayaan tanpa bunga ini benar-benar dirasakan oleh UMKM dan petani di Kabupaten Tabalong.