TERAS7.COM – PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan dalam menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kesiapan ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Kelistrikan yang digelar pada Senin (15/12).
PLN menetapkan masa siaga Nataru mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Berbagai langkah strategis disiapkan untuk menjaga keandalan pasokan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat selama momen akhir tahun.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan saat ini dalam keadaan aman dan siap menghadapi potensi peningkatan konsumsi listrik.
“Pada periode siaga ini, PLN UID Kalselteng menyiapkan daya pembangkit sebesar 1.197 megawatt (MW), dengan prediksi beban puncak sekitar 951 MW. Artinya, masih tersedia cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama perayaan Nataru,” ujar Iwan.
Selain kesiapan daya, PLN juga melakukan penguatan jaringan melalui pemeliharaan preventif yang dilaksanakan sepanjang tahun. Upaya ini dilakukan melalui Gerakan Akselerasi Serentak Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (GAES PDKB) di berbagai wilayah, sehingga pemeliharaan dapat dilakukan tanpa perlu pemadaman listrik.
“Sejak awal tahun, GAES PDKB kami laksanakan secara konsisten di seluruh wilayah Kalselteng. Tujuannya memastikan jaringan tetap andal, terutama menjelang momentum Nataru,” jelasnya.
Dari sisi sumber daya manusia dan peralatan, PLN UID Kalselteng menyiagakan sebanyak 1.949 personel gabungan yang terdiri dari pegawai PLN, tenaga teknis lapangan, serta Tim PDKB. Personel tersebut disebar di 38 posko siaga dan melakukan pengawasan di 85 gereja serta 102 lokasi VVIP yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Nataru.
Untuk mendukung respons cepat di lapangan, PLN juga menyiapkan 251 unit mobil dan 140 unit sepeda motor operasional, 33 unit Gardu Bergerak (UGB), 7 unit mobil crane, 49 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 39 unit genset, serta 3 unit Kabel Bergerak (UKB).
Selain itu, PLN memastikan keandalan sistem kelistrikan Unit Listrik Desa di 20 lokasi, dengan ketersediaan BBM yang mencukupi untuk operasional hingga 14 hari ke depan. Sebanyak 73 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga disiagakan untuk melayani masyarakat selama 24 jam.
“Dengan kesiapan ini, kami berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan listrik,” pungkas Iwan.