TERAS7.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dipastikan memasuki fase baru pada tahun 2026. TNI Angkatan Darat menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tahun depan akan digelar dengan cakupan yang lebih besar, melibatkan lebih banyak Kodim, dan menargetkan peningkatan kualitas pembangunan di desa-desa strategis.
Aster KSAD, Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen, menyampaikan bahwa TMMD 2026 akan mengedepankan pendekatan kolaboratif yang lebih kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Peningkatan skala program diharapkan memberikan dampak pembangunan yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Sinergi semua unsur sangat penting agar TMMD benar-benar menghadirkan dampak yang transformatif bagi masyarakat,” tegasnya saat Rapat Paripurna TMMD ke-46 Tahun 2025 di Markas Besar TNI AD, Jakarta.
Merespons arah baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kolaborasi. Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, memastikan bahwa daerahnya akan terus mendukung penuh TMMD sebagai program strategis yang membantu percepatan pemerataan pembangunan desa.
“Prestasi yang kami raih tahun ini menjadi motivasi. Tanah Bumbu siap memperkuat kolaborasi ke depan sehingga manfaat TMMD dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Bupati melalui Sekda.
Dengan rekam jejak positif dalam TMMD 2025—ditambah raihan penghargaan nasional oleh Bupati dan Dandim 1022/Tanah Bumbu—daerah ini optimistis dapat menjadi salah satu wilayah pendukung utama TMMD 2026 yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, pertahanan wilayah, dan penguatan pemberdayaan masyarakat desa.