Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: BADKO HMI Kalimantan Selatan Ingatkan RUU TNI: “Jangan Sampai Mengkhianati Spirit Reformasi”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

BADKO HMI Kalimantan Selatan Ingatkan RUU TNI: “Jangan Sampai Mengkhianati Spirit Reformasi”

Tim Redaksi
Tim Redaksi 20 Maret 2025, 18.47
Share
IMG 20250320 WA0015
SHARE

TERAS7.COM – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Kalimantan Selatan mengingatkan agar revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) tidak membuka peluang kembalinya dwi fungsi ABRI yang bertentangan dengan semangat reformasi.

Ketua Umum BADKO HMI Kalimantan Selatan, Abdi Aswadi, menegaskan bahwa meskipun revisi UU TNI bisa ditoleransi sesuai kondisi saat ini, namun harus tetap berpegang pada prinsip reformasi.

“Kita masih bisa mentoleransi revisi UU TNI dengan kondisi kekinian, namun jangan sampai revisi UU TNI ini membuka peluang kembalinya dwi fungsi ABRI secara soft power karena ini jelas mengkhianati spirit reformasi,” ujar Abdi Aswadi.

Ia juga menyoroti bahwa dari tiga cabang kekuasaan, yakni eksekutif, yudikatif, dan legislatif, hanya legislatif yang belum memberikan ruang bagi TNI. Sementara di cabang kekuasaan lainnya, TNI sudah memiliki peran.

“Dari tiga cabang kekuasaan, yaitu eksekutif, yudikatif, dan legislatif, revisi UU TNI hanya tidak memberikan ruang bagi TNI di legislatif. Sedangkan di dua cabang lainnya, TNI sudah masuk,” tambahnya.

Baca juga :

Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?

Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan

Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa

Revisi UU TNI yang tengah dibahas mencakup beberapa poin kontroversial, seperti perluasan jabatan sipil bagi perwira TNI di lebih banyak kementerian dan lembaga. Sejumlah pihak mengkhawatirkan bahwa kebijakan ini dapat membuka jalan bagi keterlibatan militer dalam urusan sipil secara lebih luas. Selain itu, usulan untuk memberikan wewenang lebih besar kepada Panglima TNI dalam pengelolaan sumber daya pertahanan juga menimbulkan perdebatan.

Sejumlah akademisi dan pengamat militer menilai bahwa perubahan ini berpotensi melemahkan prinsip supremasi sipil dalam pemerintahan. Mereka mengingatkan bahwa reformasi sektor keamanan pada 1998 bertujuan untuk membatasi peran militer dalam politik dan pemerintahan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menyatakan bahwa revisi UU TNI bertujuan untuk menyesuaikan aturan dengan perkembangan zaman. Namun, ia menegaskan bahwa perlu ada batasan yang jelas agar tidak mengganggu keseimbangan antara militer dan sipil.

“Kita harus memastikan revisi ini tidak menyalahi prinsip supremasi sipil dan reformasi pertahanan yang telah kita bangun,” katanya.

Sementara itu, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menyoroti bahwa perluasan jabatan sipil bagi perwira TNI harus memiliki mekanisme yang ketat agar tidak menjadi jalan bagi kembalinya dwi fungsi militer.

“Kita harus berhati-hati, jangan sampai revisi ini malah menciptakan ambiguitas dalam peran TNI di ranah sipil,” ujarnya.

Akademisi dari Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, berpendapat bahwa revisi ini harus tetap berada dalam koridor reformasi yang telah disepakati pasca-1998.

“Jika ada perubahan, harus dipastikan bahwa tujuan akhirnya tetap memperkuat profesionalisme TNI, bukan justru memperlebar pengaruhnya di luar pertahanan negara,” tegasnya.

BADKO HMI Kalimantan Selatan berharap agar revisi UU TNI dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip demokrasi dan reformasi yang telah diperjuangkan, serta tidak memberikan celah bagi kembalinya praktik yang bertentangan dengan cita-cita perubahan di Indonesia.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Mafia Tanah Dituntut Ringan Oleh Kejaksaan HSS?

Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan

Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa

Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan

Pembanguan RS Tipe D Tetap Berjalan, Dinkes Banjar Membantah: “Dokumen Sudah di Kejari”

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?