TERAS7.COM – Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono memberikan klarifikasi atas pernyataannya terkait ketidaknetralan aparat polisi pada Pemilu 2024 yang membuat dirinya dilaporkan ke kepolisian.
Menurut Aiman, apa yang disampaikannya saat itu hanya sebatas pengingat bagi seluruh pihak untuk mewaspadai segala tindak kecurangan pada pesta demokrasi nanti.
“Apa yang saya sampaikan sebenarnya sederhana. Yang saya sampaikan adalah berupa peringatan sebenarnya, bahwa saya mendapatkan informasi soal abc, dan di ujungnya saya katakan mudah-mudahan informasi yang saya terima ini salah. Artinya apa di situ, ini hanya untuk mengingatkan,” kata Aiman di Jakarta, pada Kamis (30/11/2023) dilansir dari PMJ News.
Oleh karena itu, Aiman mengaku heran dan tidak menyangka kalau ucapannya tersebut berbuntut laporan terhadap dirinya ke kepolisian.
“Oleh karena itu saya juga tidak menyangka sama sekali kalau ini kemudian berlanjut panjang sekali seperti ini, sampai ke proses hukum bahkan ada 6 pelapor yang semuanya melapor di hari yang sama,” lanjutnya.
Walaupun begitu, Aiman mengatakan, dirinya akan mematuhi proses hukum dan mentaati peraturan yang berlaku.
“Tapi apa pun itu semua ini harus saya jalani dan sebagai warga negara tentu saya akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan setiap apa yang saya sampaikan itu tentu saya berharap bahwa ketika mengingatkan itu bagian dari proses demokrasi kita, tentu demokrasi itu yang tetap harus kita jaga,” tukasnya.