Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Bajar 1 dari 40 Lokasi di Kabupaten Kota se Indonesia mendapat sertifikat akreditasi Unit Pelaksana Teknis tanda lolos sertifikasi uji kendaraan bermotor berkala dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Sertifikat Akreditasi tersebut diserahkan oleh Bupati Banjar KH Khalilurrahman kepada Kepala Dinas Perhungunan Kabupaten Banjar H. Muhammad Aidil Basit saat apel kerja gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar, Senin (05/10).
Bupati Banjar KH Khalilurrahman memberikan apresiasi atas prestasi yang ditoreh oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar dengan harapan bisa menjadi semangat untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan dalam hal uji kelayakan dan menekan angka laka di kabupaten Banjar.
“Dengan diraihnya sertifikat akreditasi tersebut ini merupakan penghargaan yang luar biasa oleh kabupaten banjar, kita berharap Dinas Perhubungan bisa lebih meningkatkan pengawasan dan pelayanan, khususnya kepada pengguna motor roda empat memenuhi syarakt kelayakan melintas dijalan raya,” ujarnya.
Disamping itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar H. Muhammad Aidil Basit mengatakan, dengan didapatnya penghargaan sertifikat akreditasi, Dinas Perhubungan sudah bisa mengeluarkan sertifikasi untuk kendaraan.
“Dahulu kita belum bisa memberikan sertifikasi kelayakan dan sekarang kita sudah bisa memberikan sertifikasi kepada mobil-mobil baik mobil yang digunakan untuk penumpang maupun barang, yang mana kita bisa menyiapkan kendaraan yang berkesalamatan dan layak jalan,” terangnya.
Dalam proses mendapatkan sertifikasi, H. Muhammad Aidil Basit menjelaskan, kendaraan akan dilakukan pengujian kelayakan oleh petugas, yaitu petugas memeriksa keadaan mesin kendaraan, ban kendaraan, rem dan lainnya. Selanjutnya setelah kendaraan telah melewati uji kelayakan petugas dari kementerian akan melakukan pengujian ulang sehingga kendaraan benar-benar layak untuk jalan.
“Selama ini kita sudah sering melakukan razia terhadap kendaraan roda empat, namun masih saja sering petugas menemukan kendaraan yang tidak layak jalan, seperti ban kendaraan penumpang dan barang yang sudah gundul dan sangat membahayakan keselamatan,” pungkasnya.